Blog

Fadli Zon Kembali Sindir Sri Mulyani, Kali Ini soal Nilai Rupiah

Fadli Zon Kembali Sindir Sri Mulyani, Kali Ini soal Nilai Rupiah

Fadli Zon Kembali Sindir Sri Mulyani, Kali Ini soal Nilai Rupiah

Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali menyindir Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kali ini, Fadli menyindir mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu lantaran nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Fadli menilai, saat ini upaya pemerintah yang diwakili Kementerian Keuangan untuk memperkuat nilai tukar rupiah belum optimal. Padahal, saat ini sudah ada intervensi dari Bank Indonesia.

“UUD kita tak membolehkan rupiah kita floating. Suruh mereka (pemerintah) berpikir, kan menteri terbaik di seluruh dunia (Sri Mulyani).

Bagaimana ini, memikirkan rupiah melemah. Ini persis dulu,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018). Fadli pun merasa aneh karena Pemerintah Indonesia selalu bangga dengan pujian International Monetary Fund (IMF) atas kinerja ekonomi yang baik. Padahal, menurut Fadli, pujian IMF itu justru tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, biasanya setelah dipuji IMF, perekonomian Indonesia malah mengalami krisis. Karena itu, ia meminta pemerintah tidak larut dan merasa bangga dengan pujian IMF. “Selalu, dipuji IMF habis itu krisis. Ini seperti menyiram bensin di atas api. IMF tak memberikan confident ke ekonomi kita. Untuk apa kita ikutan IMF lagi,” ujar Fadli.

Sebelumnya, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Doddy Zulverdi menilai, turunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hingga mencapai Rp 13.800 telah berlebihan. “Angka level sekarang ini tidak sesuai fundamental, dan harusnya bisa lebih kuat dan banyak variabel domestik,” ujar Doddy saat konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Kamis (1/3/2018).

Doddy melihat, dari berbagai variabel domestik, seperti pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, hingga pertumbuhan investasi, cukup terjaga. Sehingga sangat berlebihan jika nilai tukar rupiah mencapai Rp 13.800 per dollar AS.

Dia menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mulai terjadi sejak Bank Sentral AS atau The Fed melaksanakan rapat Federal Open Market Comittee (FOMC) beberapa waktu lalu. “Sejak awal Februari sangat terasa dinamikanya, enggak lama setelah pertemuan The Fed di akhir Januari perkembangan pasar keuangan global di pasar saham dan obligasi bergerak dengan cepat,” ucapnya.

 

Sumber

Fadli Zon Sebut Sekjen PSI Raja Juli Antoni Tak Gentleman

Fadli Zon Sebut Sekjen PSI Raja Juli Antoni Tak Gentleman

fadli-zon-sebut-kicauan-sekjen-psi-hoax-SqI (1)

 

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan rencananya untuk melaporkan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Badan Reserse Kriminal Polri.

Langkah itu akan ditempuh Fadli karena tidak terima dengan kicauan Raja Juli di media sosial Twitter. “Itu enggak gentlement (kesatria-red), pengecut. Kalau berani ngomong, berani dong ngomong, sebut. Itu satu tindakan pengecut saya kira,” kata Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Fadli geram dengan cuitan Raja Juli yang dinilai menuding dirinya sebagai tukang buat hoax. “Bro @AnandaSukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @AnandaSukarlan. Yang setuju RT pls,” tulis Raja, Jumat 2 Maret 2018.

Fadli berharap Raja berani menyebutkan namanya. Sebab, yang melaporkan pianis Ananda Sukarlan ke Bareskrim  Polri adalah dirinya. Dia berencana melaporkan Raja ke Bareskrim Polri pekan ini. Namun, Fadli tidak menyebutkan detail kapan akan menempuh jalur hukum tersebut.

“Saya akan melaporkan itu karena yang bersangkutan menuduh saya membikin hoaxsetiap hari. Ini omongan ini hoax. Saya harus pertanggungjawabkan begitu juga dengan partai saya,” kata Politikus Partai Gerindra ini.

 

Sumber

Fadli Kasihan Jika Jokowi Adu Tinju Lawan Eks Danjen Kopassus

Fadli Kasihan Jika Jokowi Adu Tinju Lawan Eks Danjen Kopassus

fz7

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menanggapi rasa penasaran Fahri Hamzah yang ingin melihat duel tinju antara Joko Widodo lawan eks Danjen Kopassus. Jika duel itu terwujud, Fadli merasa kasihan ke Jokowi. Mengapa?
“Ya lain lah, Danjen Kopassus, eks Danjen Kopassus itu kan pasti tentara, secara fisik pasti lebih kuat. Kasihan,” kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018)

Fadli menganggap duel tinju yang dimaksud Fahri bukan kontestasi Pilpres 2019. “Saya kira bukan itulah,” katanya.

Meski demikian, Fadli setuju dengan anggapan kalau latihan tinju Jokowi merupakan simbol kesiapan kader PDIP itu jelang perhelatan pemilihan presiden mendatang. Meski demikian, Fadli menganggap latihan tinju Jokowi tak akan berarti apa-apa di Pilpres 2019.

“Mungkin itu persiapan untuk menghadapi 2019 ya. Bagus-bagus aja. Tapi kan persoalannya 2019 ini bukan tinju, tapi mendapatkan dukungan rakyat,” sebut Fadli.

Sebelumnya diberitakan, Fahri Hamzah lewat akun Twitter resminya, menyatakan penasaran jika adu tinju antara Jokowi lawan eks Danjen Kopassus terwujud. Dia ingin tahu siapa yang akhirnya babak belur.

“Kira-kira siapa yang babak belur ya?” katanya.

Cuitan Fahri jelas-jelas berbicara soal Pilpres 2019. Eks Danjen Kopassus yang berpolitik ialah Prabowo Subianto. Ketua umum Gerindra itu sampai sekarang masih jadi calon rival terkuat Jokowi untuk 2019, berdasarkan hasil beberapa lembaga survei.

Direktur Eksekutif Lembaga Median, Rico Marbun, menyebut latihan tinju Jokowi sarat akan pesan politik. Rico mengatakan Jokowi ingin menunjukkan bahwa dirinya sangat siap menghadapi Pilpres 2019, siapa pun lawannya.

 

Sumber

 

Sekjen PSI Terancam Dipolisikan Fadli Zon, Ini Sebabnya…

Sekjen PSI Terancam Dipolisikan Fadli Zon, Ini Sebabnya…

fz6

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon terlibat adu mulut di media sosial twitter dengan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni. Fadli Zon merasa Raja Juli telah menuduhnya si pembuat hoax. Tak terima dengan tuduhan tersebut, Fadli Zon pun mengancam akan melaporkan Raja Juli ke polisi.

Kasus ini berawal dari twit Raja Juli Antoni melalui akun @AntoniRaja dua hari lalu. Dalam twit itu, Raja Juli mengatakan dirinya mendukung pianis Ananda Sukarlan yang akan dilaporkan Fadli Zon ke polisi karena mengatakan Fadli Zon punya hubungan dekat dengan dengan kelompok MCA yang sedang diuber polisi. “Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls!,” tulis Raja Juli Antoni.

Twit Raja Juli ini dijawab Fadli Zon, juga lewat Twitter. “Apakah Bro @AntoniRaja sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Sy perlu memastikan twit anda.”

Setelah menunggu beberapa lama, Fadli kembali mengajukan pertanyaan yang sama. “Sekali lg sy tanya Bro @AntoniRaja n tlg dijawab klu mmg gentlemen: apakah anda sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Ayo jgn pengecut,” twitnya.

Di sisi lain, Raja Juli Antoni menjawab dengan mengatakan bahwa dirinya menikmati pertanyaan Fadli Zon. “Makin sering makin menyenangkan bro @fadlizon,” twitnya Raja Juli.

Tidak berhenti disitu, Raja Juli Antoni seakan memanas-manasi Fadli dengan twit susulan. “Ralat: yg benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax minimal 3 kali sehari. Kayak minum obat. Oh..oh siapa dia? Tebak ayo… #KataTeman.”

Fadli Zon pun tak mau kalah, dan membalas twit Raja Juli Antoni. “Pertanyaan berikutnya kita harapkan dr penyidik saja ya utk menguji tuduhan anda. Minggu depan sy laporkan @BareskrimPolri,” twit Fadli Zon.

 

Sumber

Fadli Zon Teteskan Air Mata Ditanya Orangtua oleh Deddy Corbuzier

Fadli Zon Teteskan Air Mata Ditanya Orangtua oleh Deddy Corbuzier

fz4

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon tampak sedih dan menitikan air mata saat ditanya soal kondisi kedua orangtuanya.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Youtube TRANS7 OFFICIAL, video tersebut tersebar, Jumat (2/3/2018).

Dalam acara Hitam Putih yang ditayangkan oleh stasiun televisi itu, mengundnag Fadli Zon sebagai bintang tamu.

Acara yang dipandu oleh Deddy Corbuzier itu menguak sisi lain seorang Fadli Zon.

Diawal acara tersebut Fadli Zon mengaku menyukai sate padang dan bakso.

Ia mengaku menyukai kedua makanan itu, terlebih makan di pinggir jalan.
“Makan di pinggir jalan, itu beneran suka, sangat menikmati, bukan untuk pencitraan,” ujarnya.

Tak hanya soal makanan, rupanya, Fadli Zon sangat menyukai buku dan keris.

Menurutnya, Keris merupakan puncak kehebatan nenek moyang.

“Menurut saya, Keris merupakan puncak karya tertinggi nenek moyang sejak ribuan tahun yang lalu, hingga saat ini, pada tahun 2005, UNESCO mengakui sebagai warisan agung dunia,” ujar Fadli Zon

Rupanya, Fadli Zon memiliki ribuan Keris yang ia koleksi di rumahnya.

Kemduian, saat ditanya masa lalunya, Fadli Zon mengaku sangat suka menulisk puisi sejak kelas 3 SD dengan menggunakan mesin tik.

Bahkan Fadli Zon mengungkapkan jika ia dan keluarganya merupakan keluarga pencari beasiswa.

“Keluarga saya sangat sederhana, jadi ya satu-satunya cara agar saya bisa bersekolah dnegan menceri beasiswa,” ujarnya.

Kemudian Fadli Zon mennceritakan masa kelamnya saat mengalami kecelakaan.

“Saya dulu pernah kecelakaan, saat naik gunung ikut kegiatan pramuka,dan saya mengalami patah tulang dan butuh perawatan sekitar 3 bulan,” ujarnya.

Setelah itu, Fadli Zon menceritakan jika dirinya saat akan melakukan perawatan demi kesemubuhannya, rupanya ia mengalamai kecelakaan kedua hingga mengakibatkan sang ayah meninggal dunia.

“Jadi saat saya mau berobat jalan, saya naik motor dengan ayah saya, kecelakaan, hingga ayah saya meninggal, saat itu saya di usia hampir 15 tahun,” ujarnya.

Fadli Zon mengaku melihat kasih sayang sang ayah yang begitu besar.

“Ayah saya berkorban untuk saya, saya berhutang banyak kepada ayah,” ujar Fadli Zon.

Ternyata, kepergian sang ayahnya itu bertepatan sehari setelah Fadli Zon berulang tahun.

“Waktu saya ulang tahun, saya diberi hadiah pisang, jadi kepergian ayah itu benar-benar sang ayah, tanggal 2 Juni,” ujarnya.

Terkait hal itu, Fadli Zon mengaku sedih dan ia kerap merayakan hari ulang tahunnya untuk memberikan hadiah untuk sang ibu.

Sejak itu, sang ibu Fadli Zon harus berjuang untuk menghidupi keluarga.

Lantaran hal itu, Fadli Zon mengaku sangat berterimakasih kepada sang ibu atas usahanya dan doanya selama ini.

Di momen tersebut, Fadli Zon mengaku bahagia dengan aktivitasnya yang setiap hari bertemu dengan sang ibu bahkan sebelum bekerja mencium tangan sang ibu.

“Itu merupakan kebahagiaan yang tak bisa diukur ya, karena mencium tangan sang ibu itu merupakan anugerah,” terangnya.

Dengan kebersamaan dengan sang ibu, Fadli Zon mengaku bersyukur bisa bersama dengan ibu.

 

Sumber

Fadli Zon Laporkan Sekjen PSI soal ‘Tukang Hoaks’ Pekan Ini

Fadli Zon Laporkan Sekjen PSI soal ‘Tukang Hoaks’ Pekan Ini

fz2

Wakil Ketua DPR Fadli Zon akan segera melaporkan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni ke polisi pekan ini. Laporan itu terkait cuitan Antoni soal ‘tukang buat hoaks tiap hari’ di akun Twitternya pada umat (2/3) pekan lalu.
“Yang jelas dalam seminggu ini (dilaporkan),” ujar Fadli kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Minggu (4/3).

Selain Antoni, Fadli juga berencana melaporkan sejumlah akun lain ke polisi. Namun ia tak merinci akun twitter siapa saja yang akan dilaporkan.

“Nanti sekalian dengan beberapa akun lain, sedang dikumpulkan jadi satu paket,” katanya.

Cuitan Antoni tersebut dibuat terkait upaya laporan pada Ananda Sukarlan ke polisi. Sebelumnya, Ananda dilaporkan oleh Fadli Zon ke polisi terkait cuitannya di Twitter.

Fadli tak terima disebut punya hubungan erat dengan Muslim Cyber Army (MCA).

Menanggapi laporan itu, Antoni lantas berkomentar di twitter menyatakan dukungannya kepada Ananda Sukarlan yang telah dilaporkan ke polisi oleh ‘tukang buat hoaks tiap hari’.

 

Sumber

Jokowi-Prabowo Berpasangan di Pilpres 2019, Fadli Zon: Nggak Mungkin Lah

Jokowi-Prabowo Berpasangan di Pilpres 2019, Fadli Zon: Nggak Mungkin Lah

fz

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menegaskan Prabowo Subianto dan Joko Widodo tidak mungkin berpasangan pada Pilpres 2019.

Pasalnya, baik Prabowo maupun Jokowi memiliki pandangan kebangsaan yang berbeda. “Nggak mungkin lah, beda visinya,” ujar Fadli saat berbincang dengan Okezone, Minggu (3/3/2018).

Wakil Ketua DPR itu menungkapkan, sebagian besar masyarakat dan seluruh kader Gerindra menginginkan Prabowo maju sebagai calon presiden di 2019 nanti.

Karena itu, ia menegaskan Jokowi dan Prabowo tidak bisa bersatu pada pesta demokrasi tahun depan tersebut.

“Sebagian besar pendukung Pak Prabowo menginginkan Pak Prabowo maju sebagai Capres. Iya betul (Pak Prabowo dipastikan maju kembali),” pungkas dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua II Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengatakan kebersatuan Jokowi dan Prabowo di 2019 akan mengurangi tajamnya pertarungan.

Sementara itu, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei bahwa 67 persen warga setuju jika Jokowi dipasangkan dengan Prabowo.

Survei dilakukan pada 7-13 Desember 2017 dengan melibatkan 1.220 responden. Sampel ditarik secara multistage random sampling dengan margin of error-nya 3,1 %.

 

Sumber

Tangani Hoax, Fadli Zon Minta Kepolisian Bertindak Adil

Tangani Hoax, Fadli Zon Minta Kepolisian Bertindak Adil

Revisi RUU Hukum Acara Perdata Sangatlah Penting

Dalam menangani kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks terutama yang disebar lewat media sosial, kepolisian diminta Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, bertindak adil

“Jangan sampai kemudian nanti akan ada tebang pilih. Jadi orang-orang yang akan saya laporkan ini termasuk akun-akunnya harus segera diperiksa, sama seperti yang lain-lain,” kata Fadli kepada wartawan di kantor sementara Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (2/3).

Diakuinya, selama ini polisi menunjukkan perbedaan sikap dalam merespons laporan yang dilayangkan pihak pendukung pemerintah. Beberapa laporan yang dilayangkan pihak pendukung pemerintah, kata Fadli, langsung direspons dengan melakukan penetapan tersangka, tidak lama setelah laporan polisi dibuat.

Fadli mencontohkan salah satu kasus itu adalah penangkapan tersangka dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy atau Romi, Asyari Usman. “Seperti Asyari Usman yang di Medan, dia langsung ditangkap dan dibawa ke Jakarta tanpa ada pemanggilan pertama, kedua, dan sebagainya,” ujar politikus Partai Gerindra itu.

Bahkan, Fadli mengaku telah berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk bersikap adil dalam memproses kasus penyebaran hoaks, sebelum melangkah ke Bareskrim untuk melaporkan pemilik akun media sosial twitter @anandasukarlan dan Instagram @maklambeturah atas dugaan penyebaran informasi bohong alias hoaks.

Kapolri, kata dia, memberikan respons positif dan langsung menugaskan Kabareskrim Komjen Ari Dono untuk menyikapi lebih lanjut laporannya. “Tadi saya minta sama Kapolri langsung agar ini mohon ditindaklanjuti sesuai dengan proses hukum dan beliau mengatakan sudah menugaskan dengan Kabareskrim,” tuturnya.

 

Sumber

Fadli Zon Juga Polisikan Akun Twitter Lambe Turah

Fadli Zon Juga Polisikan Akun Twitter Lambe Turah

fac1e9ba-f0c4-4e7d-b66e-d49125fe2841_169

Selain akun Twitter @anandasukarlan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon juga bakal turut melaporkan akun Twitter Lambe Turah dan beberapa akun lain ke Bareskrim Polri sore ini. Laporan dilakukan karena diduga akun-akun tersebut menyebarkan hoaks serta fitnah terkait foto dirinya dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
Hal ini bermula dari dua foto viral di media sosial yang memuat Fadli bersalaman dengan seorang pria dengan mengenakan kaos putih. Di foto kedua, pria itu makan bersama dengan Fadli dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dalam kedua foto tersebut pria itu ditandai dengan tulisan admin MCA (Muslim Cyber Army).

“Kalau tidak salah ada akun siapa gitu, termasuk akun yang diretweet oleh Ananda Sukarlan. Ada dua akun lagi, ada Lambe Turah dan sebagainya. Jadi semua ya akan kita laporkan nanti,” kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/3).

Saat ditelusuri CNNIndonesia.com, ada dua akun bernama Lambe Turah di lini masa Twitter. Akun pertama @Lambe_Turah dengan postingan terakhir dua hari yang lalu dan memuat seputar hiburan dan artis.

Sementara akun lainnya bernama @MakLambeTurah yang aktif memposting dengan cuitan terakhir tiga jam yang lalu. Dalam cuitannya 16 jam yang lalu, akun ini sempat menyinggung Fadli Zon.

Berikut cuitan akun tersebut yang CNNIndonesia.com salin

om fadli zon bersama admin Grup United Muslim Cyber Army
#cumaSemobil
#cumafoto
#foto2017

sumber tekape: 
1. https://www.facebook.com/roy.janir/posts/1337926332921548

sumber tekape admin:
2. https://www.facebook.com/groups/1452906758121055/about/

sumber hosip:
https://twitter.com/P3nj3l4j4h/status/969194607744446465

Fadli menjelaskan pelaporan itu bertujuan agar Kepolisian melakukan sweeping terhadap berita fitnah, bohong, dan hoaks di dunia siber.

Wakil Ketua DPR ini mengatakan, pelaporan yang dilakukannya juga objektif lantaran dirinya mendapati unggahan fitnah dalam gambar di Twitter. Dalam gambar itu disebut dirinya seolah-olah bersama dengan admin Muslim Cyber Army (MCA).

Padahal orang yang dimaksud pada itu, kata dia, adalah Eko yang merupakan pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat Pilgub DKI Jakarta 2017.

“Pada saat kemenangan Anies-Sandi dia bernazar mau jalan kaki dari Madiun sampai Jakarta. Akhirnya dia jalan kaki dari Madiun ke Jakarta. Sampai Jakarta kita sambut, termasuk pak Prabowo menyambut waktu itu sambil jalan pagi,” kata dia.

Setelah jalan pagi, Fadli menjelaskan bahwa dia mengajak Eko sarapan pagi bersama Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan. Momen yang diabadikan itulah yang diunggah dalam sebuah gambar ditambah dengan tulisan admin MCA.

Meski demikian Fadli enggan menduga aktor di belakang akun-akun penyebar hoaks dan fitnah.

Terkait pelaporan, Fadli akan datang ke Bareskrim bersama pengacaranya dengan disertai bukti-bukti untuk menguatkan laporan.

“Saya akan laporkan nanti jam 3 ke Bareskrim,’ kata Fadli.

 

Sumber

Fadli Zon Minta Aparat Penegak Hukum Adil dalam Berantas Hoax

Fadli Zon Minta Aparat Penegak Hukum Adil dalam Berantas Hoax

111111

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta aparat penegak hukum bisa bertindak adil dalam memberantas hoax di media sosial.

Hal ini disampaikan Fadli sebelum melaporkan sejumlah akun yang telah menyebarkan berita hoax atas dirinya dan Prabowo di media sosial ke Bareskrim Mabes Polri.

“Kita mau memberantas hoax, memberantas fitnah di medsos kita? Ya harus semua dengan serius. Jangan satu pihak saja, jangan hanya pada mereka yang mungkin dianggap kontra pada pemerintah tapi saya kira ke semua yang menyebarkan hoax itu ya. Jadi, diperlakukan dengan adil,” ungkap Fadli di Bareskrim KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Fadli menceritakan, ia pernah melaporkan seseorang yang pernah membuat ancaman pembunuhan dan hingga setahun ini progresnya tidak terihat. Namun begitu, Fadli masih percaya polisi akan menindaklanjuti kasus-kasus yang sudah dilaporkannya.

“Saya yakin masih banyak polisi yang baik dan akan menindaklanjuti laporan ini buktinya dan memprosesnya karena masyarakat menilai dan melihat. Jangan sampai institusi dipakai atas orderan penguasa karena kita ingin polisi menjadi instansi negara yang profesional dan saya masih yakin banyak polisi yang baik memang,” papar Fadli.

Sekadar informasi, Fadli Zon melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggapnya telah menyebarkan berita hoax. Akun tersebut seperti yang dimiliki oleh Ananda Sukarlan dan mak lambeturah.

 

Sumber