Fadli Zon Library mendapatkan Enam penghargaan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori

  1. 1. Perpustakaan pribadi dengan koleksi keris terbanyak.
  2. 2. Perpustakaan pribadi dengan koleksi koran tua terbanyak.
  3. 3. Perpustakaan pribadi dengan koleksi piringan hitam terbanyak.
  4. 4. Perpustakaan pribadi dengan koleksi mata uang logam kuno terbanyak.
  5. 5. Perpustakaan pribadi dengan koleksi buku terbanyak.
  6. 6. Perpustakaan pribadi dengan koleksi prangko terbanyak.




Fadli Zon Memperoleh Gelar Kanjeng Pangeran Aryo Kusumo Yudho

Kamis, 16 Februari 2012, di Pendopo Agung Hotel Sahid Kusuma Prince, berlangsung upacara penganugerahan gelar Kanjeng Pangeran kepada 20 orang tokoh yang diparingkan oleh Sinuhun Pakubuwono XIII Tedjowulan dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Upacara yang dihadiri oleh undangan, kerabat kraton dari Raja-Raja se-Nusantara serta dari Malaysia dan Brunei Darussalam, berlangsung dengan khidmat.

Dalam upacara tersebut, saya dianugerahi Gelar Kanjeng Pangeran Aryo Kusumo Yudho. Selain saya, ada pula beberapa tokoh lain yang dianugerahi gelar Kanjeng Pangeran, seperti Idris Sardi (maestro biola Indonesia), Hardi (pelukis), EZ Halim (pecinta dan pemerhati seni).

Bagi saya, penganugerahan gelar Kanjeng Pangeran ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Gelar ini mengingatkan saya untuk tetap tak lupa pada tradisi, dan membuat saya terus mengingat jati diri diri bangsa.




Fadli Zon Ditunjuk Jadi Ketua Umum PSBNS

Sejumlah sastrawan dan penulis dari Asia Tenggara akan dideklarasikan Perhimpunan Sastra Budaya Negara Serumpun (PSBNS).

Deklarasi yang akan digelar hari ini (Kamis, 21/11), akan dilaksanakan di Rumah Budaya Fadli Zon, Sumatera Barat. Acara akan dihadiri sekitar 70 delegasi dari enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Dalam deklarasi ini, Fadli Zon, dewan redaksi majalah sastra Horison yang juga pendiri Fadli Zon Library ditunjuk menjadi Ketua Umum PSBNS. Sementara Dr. Free Hearty sebagai Ketua Eksekutif, dan Dr. Sastri Sunarti Sweeney sebagai Sekretaris Jenderal.

Dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 21/11), Fadli Zon yakin PSBNS akan menjadi jembatan penghubung dalam membina kerjasama antar negara serumpun. Apalagi keanggotaan PSBNS tak hanya terbatas enam negara Asia Tenggara yang ikut deklarasi pada hari ini saja. PSBNS membuka diri kepada sastrawan dan budayawan dari berbagai negara lain.



Kata Fadli, setiap negara yang tergabung dalam PSBNS disebut chapter. Para Ketua Chapter diantaranya: Indonesia (Handoko F. Zain Sam), Brunei Darussalaam (Brahim Tengah), Malaysia (Jasni Matlani), Singapura (Anie Din), Timor Leste (Alexandra Araujo Tilman), dan Thailand (Dr. Nik Rakib).

Kedepannya, masih kata Fadli, PSBNS memiliki program antara lain penerbitan antologi cerpen dengan tema budaya etnis dan warna lokal masing-masing negara yang ditulis dalam bahasa Melayu; penerbitan tanggapan pembaca (kritik sastra); pertukaran penulis ke masing-masing negara anggota; pelatihan penulisan kreatif; pendirian kelompok pembaca; pengkajian akademis; dan penerjemahan karya sastra




Fadli Zon Ditunjuk Menjadi Ketua Dewan Penasehat PASKI Jawa Barat

Minggu, 20 Oktober 2013, Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) melaksanakan deklarasi dan pelantikan pengurus DPD PASKI Jawa Barat di Nusantara Polo Club, Jagorawi, Bogor.

Alfiansya Bustami atau yang akrab disapa Komeng dilantik sebagai Ketua DPD PASKI Jawa Barat, dan saya yang merupakan pendiri Fadli Zon Library sebagai Ketua Dewan Penasehat. Ini merupakan babak baru hasil Musda yang dilakukan oleh PASKI di Jawa Barat.

Ketua PASKI Pusat, Derry 4 sekawan, dan jajaran pengurus seperti Eko DJ, Kadir, Doyok dan lainnya turut hadir dalam acara tersebut bersama seratusan undangan.

Acara menjadi istimewa karena dihadiri Prabowo Subianto. Prabowo asyik mendengar banyolan Bopak dan para pelawak.


© Copyright 2014.