Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, khawatir BUMN terjebak dalam krisis utang dan terpuruk akibat kesalahan tata kelola utang Pemerintah dalam lima tahun terakhir.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan saat negara tak punya duit sangatlah berbahaya. Apalagi jika BUMN dimanfaatkan untuk jadi sumber dana pembangunan proyek pemerintah.

“Selama lima tahun kemarin, pengawasan DPR RI atas utang Pemerintah ini telah di-‘bypass’ lewat pengalihan utang ke BUMN. Perusahaan plat merah ditugasi untuk membangun proyek-proyek Pemerintah, tapi duitnya disuruh cari sendiri,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, yang dikutip MONITOR.

Waketum DPP Gerindra ini mengatakan, model pembangunan yang manipulatif ini tak seharusnya diteruskan. Terbukti, kata dia, BUMN saat ini akhirnya terjebak dalam pusaran utang yang bisa memperburuk krisis.

“Saya kira, ke depan Pemerintah tak boleh lagi menjadikan BUMN sebagai ‘kuda Troya’ untuk berutang, terutama utang luar negeri,” tegasnya.

Sumber

© Copyright 2015.