Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk Reshuffle Datang Parpol Tegang di Jakarta, Sabtu (7/11). Diskusi tersebut membahas isu reshuffle jilid kedua Kabinet Kerja dan kaitannya dengan partai politik. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz/15.

Utang negara yang terus meningkat sudah tidak sesuai lagi dengan tujuan negara untuk mewujudkan negara yang mandiri dan berdik

“Itu kan tidak sejalan dengan keinginan kita untuk berdaulat di negeri sendiri artinya berdikari” ujar wakil ketua DPR, Fadli Zon saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat, (11/8).

Fadli menyebut penumpukan utang yang dilakukan tim ekonomi pemerintah, bahkan tidak sesuai dengan Trisakti dan Nawacita yang selalu digaungkan pemerintahan Joko Widodo.

“Trisakti kan salah satunya berdiri di atas kaki sendiri, ini kan berdiri di atas kaki orang jadi itu bukan trisakti,” ketusnya.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang mengatakan rakyat tidak perlu panik dengan adanya hutang, harus diingatkan ada bahaya besar dibalik sebuah hutang.

Fadli mengatakan memang dalam era globalisasi, negara berhutang itu masih wajar. Tatapi resiko dan dampaknya harus diperhitungkan dengan baik.

“Apalagi kita menghabiskan dana untuk mencicil bunga maupun pokoknya,” tukas politisi Gerindra itu.

 

Sumber

© Copyright 2015.