Penggusuran Luar Batang Melukai Hati Rakyat

Penggusuran Luar Batang Melukai Hati Rakyat

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk Reshuffle Datang Parpol Tegang di Jakarta, Sabtu (7/11). Diskusi tersebut membahas isu reshuffle jilid kedua Kabinet Kerja dan kaitannya dengan partai politik. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz/15.

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengaku prihatin dengan kerusuhan yang terjadi dalam proses penggusuran Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara kemarin. Warga yang enggan pindah sempat menolak, meskipun tak kuasa melawan kekuatan aparat gabungan yang dikerahkan

Menurut Fadli, penolakan dari warga menunjukkan buruknya komunikasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan penggusuran. Pendekatan yang arogan dalam mengatasi masalah sensitif ini jelas akan melukai hati rakyat.

“Juga harus dilihat, apakah sudah ada tindakan yang adil yang diterima 4.929 jiwa atas penggusuran ini? Resistensi muncul karena pasti ada ketidakadilan dan komunikasi yang buruk. Penggusuran ini jelas melukai hati rakyat,” kata Fadli, di Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Rencana relokasi juga harus direncanakan secara matang, menyangkut ketersediaan fasilitas hingga lapangan pekerjaan.

“Tugas Pemkot menurunkan kemiskinan. Kalau begini bisa jadi bukan menggusur kemiskinan tapi menggusur rakyat miskin.” sindirnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menilai, cara-cara yang ditempuh DKI Jakarta di bawah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berlebihan, terutama dengan mengerahkan 4.218 aparat gabungan, “Itu sangat berlebihan. Warga pasti terintimidasi,” sebutnya.

 

Sumber