
Wakil ketua umum Gerindra Fadli Zon mengatakan Prabowo Subianto pasti menerima keinginan partainya yang mendesaknya maju sebagai calon Presiden 2019. Gerindra sendiri sudah mendeklarasikan Prabowo sebagai capres.
“Tentu dari partai lah yang mendeklarasikan, bukan diri sendiri. Tentu dari partai dan tentu Pak Prabowo karena itu menjadi sebuah keinginan dan tugas partai ya pasti (Prabowo) akan menerima,” katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta (19/3).
Dia menegaskan, partainya akan mengumumkan bulan April mendatang pada rapat koordinasi nasional. Pihaknya juga masih menguatkan struktur fungsionaris dan simpatisan partai.
“Paling lambat bulan April ini lah nanti dari Gerindra kita akan segera mendeklarasikan Pak Prabowo sebagai capres dan saya kira hampir semua pengurus kami juga secara internal meskipun belum ada rapat resmi tapi dalam sebuah Rakornas akan diumumkan pada April ini,” ujarnya.
Fadli menambahkan, ketua umumnya tak ragu untuk benar-benar maju. “Enggak, enggak ragu. Saya kira nanti sekaligus nanti,” tambahnya.
Wakil Ketua DPR ini mengungkapkan, kehadiran Prabowo sebagai capres karena suatu keterpanggilan sejarah untuk tampil memperbaiki keadaan sekarang. Dia menjelaskan, saat ini Prabowo belum menyatakan maju karena partainya masih fokus di Pemilihan Umum 2019.
“Kalau 2014 seperti kita ketahui jarak dari pemilu legislatif ke pemilu presiden itu cuma dua bulan. Begitu selesai pileg april 2014, pada 5 juli sudah pemilu presiden. Jadi persiapan org itu dua tahap. Jadi Pileg selesai ya Pilpres,” terang Fadli.
“Tapi dalam pilpres sekarang ini jarak nya masih jauh, masih lama. Jadi sebenarnya tidak ada alasan yang karena pertama untuk pencapresannya sendiri untuk awal Agustus. Kemudian jarak waktu dari Agustus ke 17 April juga kan cukup lama. Gak ada masalah,” pungkasnya.