
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan harapannya terhadap lima orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang baru, agar bekerja lebih baik dan bisa menunjukkan buktinya.
“Misalnya, ditandai dengan semakin berkurangnya tingkat korupsi. Fokus kepada pencegahan tanpa melupakan langkah-langkah penindakan,” kata Fadli Zon, Minggu (3/1).
Dia melanjutkan, kelembagaan KPK juga harus tetap kuat, independen dan jangan diintervensi kepentingan politik maupun kekuasaan.
“Tak boleh tebang pilih,” tegas Politikus Gerindra itu.
Lebih lanjut, dia menilai bahwa masih ada campur tangan politik dalam proses hukum di Indonesia. Artinya, masih ada proses hukum yang dicampuradukkan dengan kepentingan politik.
“Seharusnya tidak ada lagi politisasi kasus hukum. Hukum tidak boleh jadi alat politik, apalagi jadi alat kekuasaan. Aparat penegak hukum juga harus semakin profesional,” jelasnya.
Sebagai pimpinan DPR RI, Fadli mengatakan dirinya berharap agar sinergi antarlembaga pemerintah dapat terus ditingkatkan di tahun 2016.
“Semoga pada tahun ini, dapat tercipta pembangunan politik, hukum, dan keamanan yang lebih baik agar mendorong percepatan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” kata Fadli.