DPR Harapkan Dana Otsus Sentuh Rakyat Aceh

DPR Harapkan Dana Otsus Sentuh Rakyat Aceh

DPR Harapkan Dana Otsus Sentuh Rakyat Aceh

Wakil Ketua DPR Fadli Zon, berharap agar dana otonomi khusus (otsus) yang diberikan kepada Provinsi Aceh, dapat  menyentuh kehidupan rakyat secara langsung, agar pelaksanaan otonomi khusus memiliki jejak dan bermanfaat bagi rakyat. Pasalnya, dana yang diberikan juga sudah sangat besar.

 

Hal itu ia katakan saat memimpin kunjungan kerja Tim Pemantau DPR RI ke Provinsi Aceh, Rabu (17/02/2016). Kunjungan Tim ini guna melakukan pengawasan atas pelaksanaan otsus. Selain pengawasan, Tim juga dimaksudkan untuk mengetahui aspirasi masyarakat atas pelaksanaan otsus.

 

“Sejak 2008 hingga 2015, Aceh telah menerima dana otsus senilai Rp 41,49 triliun, namun tingkat kemiskinan di Aceh pada 2015 tercatat masih merupakan yang tertinggi kedua di Sumatera, dan tingkat penganggurannya juga masih tergolong tertinggi di Indonesia. Ini salah satu catatan Tim Pemantau,” kata Fadli.

 

Apalagi, tambah Politisi F-Gerindra itu, sesuai dengan UU Otonomi Khusus, dana otsus dimaksudkan untuk melakukan percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat. Itu sebabnya otonomi khusus diikuti dengan pemberian dana yang juga sangat besar.

 

“Karena pemberian dana otsus bagi Aceh dibatasi hanya 20 tahun, yaitu hingga 2027, Tim Pemantau berharap agar dana tersebut benar-benar diprioritaskan untuk pembangunan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan,” tambah politisi asal dapil Jawa Barat itu.

 

Kunjungan kerja ini diikuti oleh Anggota DPR Firmandez (F-PG), Diah Pitaloka (F-PDI Perjuangan), Sirmadji (F-PDI Perjuangan), Fadhlullah (F-Gerindra), Muslim Ayub (F-PAN), Irmawan (F-PKS), Nasir Djamil (F-PKS), dan Bachtiar Aly (F-Nasdem).

 

Sumber

 

Dalam kunjungan hari pertama, Tim mengadakan pertemuan dengan seluruh unsur pimpinan Pemerintah Aceh, yang dihadiri oleh gubernur, bupati dan walikota, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Pangdam Iskandar Muda, Kapolda, serta sejumlah pimpinan lembaga daerah dan tokoh masyarakat lainnya.

 

Pada hari kedua, Tim Pemantau melakukan pertemuan khusus dengan Pangdam dan Kapolda, untuk mengetahui isu-isu keamanan mutakhir di Aceh.