Pidato Prabowo Indonesia Bubar Tahun 2030, Fadli Zon Sebut Butuh Pemimpin yang Kuat

Pidato Prabowo Indonesia Bubar Tahun 2030, Fadli Zon Sebut Butuh Pemimpin yang Kuat

wakil-ketua-umum-partai-gerindra_20180330_082812

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, menjelaskan pernyataan Prabowo Subianto soal Indonesia bubar tahun 2030 nanti.

Fadli mengatakan hal itu merupakan prediksi yang dikutip Prabowo Subianto dari kajian-kajian penulis di luar negeri.

Melalui kajian tersebut menurut Fadli, dapat diketahui gejala-gejala yang muncul ketika suatu negara akan mengalami kemunduran.

“Gejala-gejalanya ya kalau kita mulai kehilangan kedaulatan, misalnya aset-aset nasional kita, kekayaan kita tidak berada ditangan kita sendiri,” ujar Fadli Zon, Kamis (29/3/2018).

Fadli juga memaparkan tanda-tanda kegagalan lainnya yaitu negara yang terikat dengan negara lain.

“Kita punya ketergantungan yang tinggi kepada pihak lain, kepada asing, kita punya hutang yang banyak,”

Selain itu pula, Fadli menyebutkan bukti-bukti yang sebuah negara itu gagal akan muncul secara bertahap.

“Tahap-tahap menuju negara gagal itu ada, ada yang negara gagal itu karena narkotik, ada yang kemiskinan atau ketimpangan luar biasa antara yang punya dengan yang tidak punya,” tuturnya.

“Atau karena pemimpinnya lemah sama sekali sehingga, tidak bisa mengendalikan konflik-konflik sosial yang ada di masyarakat,” kata Fadli.

Menurut Fadli Zon, Prabowo Subianto berani mengucapkan pernyataan kontroversial itu karena memiliki kiat tersendiri dalam menyikapi fenomena tersebut.

“Kita harus tangkal segala macam itu dengan kepemimpinan yang kuat, pemimpin yang mampu menyatukan segala macam perbedaan, dan terutama keadilan sosial sesuai sila ke lima Pancasila,” ujar Fadli.

 

Sumber