
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengakui pernah bertemu dengan penulis buku ’’Jokowi Undercover,’’ Bambang Tri Mulyono. Namun pertemuan itu berlangsung 4-5 tahun lalu.
Setelah itu, dia menegaskan tak pernah berkomunikasi lagi. Terkait penangkapan Bambang, Fadli berharap dia bertanggung jawab. ’’Saya baru tahu bahwa Bambang Tri yang menulis buku Jokowi Undercover adalah orang yang sama.
Ia tentu harus mempertanggunjawabkan data yang ia tulis. Kalau fitnah dan data tak akurat, ia harus berhadapan dengan hukum,’’tegas politikus Gerindra tersebut.
Foto Fadli dan Bambang telah beredar di publik. Menurut Fadli, saat itu Bambang datang ke perpustakaannya dan meminta dukungan penerbitan buku berjudul Adam 31 Meter. Namun, Fadli saat itu tidak berminat menerbitkannya. Setelah itu, Bambang pernah mendatangi Fadli lagi.
’’Kalau tak salah dua kali datang dan selalu minta berfoto dengan saya. Ia mengaku sebagai adik dari tokoh pers dan politikus Bambang Sadono dari Jawa Tengah. Yang merekomendasi Bambang Tri ketemu saya antara lain adalah Mas Ahmad Tohari, novelis yang saya kenal baik,’’ungkapnya.