
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang telah menewaskan puluhan warga sipil dan menimbulkan ratusan korban luka.
“Saya mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di taman Gulshan-e-Iqba, di Lahore Pakistan. Terlebih lagi peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan momentum hari raya umat kristiani. Terorisme atas dasar apapun merupakan satu tindakan kejahatan luar biasa,” ujarnya, Senin (28/3/2016)
“Saya juga mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini. Saat ini sudah lebih 60 orang tewas, dan ratusan lainnya terluka. Banyak korban tewas adalah anak-anak dan wanita. Jelas tindakan bom bunuh diri ini adalah aksi kejahatan yang patut dikecam,” lanjutnya.
Ia berharap, pasca teror bom tersebut, tidak banyak hal yang terpengaruh, dan aktifitas masyarakat Pakistan dapat berjalan seperti biasa.
“Semoga pemerintah Pakistan juga dapat menangani kejadian ini dengan cepat dan kondisi di Pakistan dapat pulih kembali,” harap Fadli yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini lagi.
Diberitakan sebelumnya, puluhan orang tewas, ratusan lainnya terluka karena sebuah ledakan di taman yang padat pengunjung di Kota Lahore, Pakistan, Minggu (27/3/2016).
Polisi mengatakan pembom bunuh diri meledakkan bom di dekat tempat bermain anak-anak di tempat yang penuh keluarga, sebagian dari mereka sedang merayakan Hari Minggu Paskah.
Kebanyakan korban adalah anak-anak. Kelompok Taliban Pakistan, Jamaat-ul-Ahrar, menyatakan melakukan serangan tersebut.
Juru bicara kelompok itu mengatakan mereka secara sengaja menargetkan masyarakat Kristen.