
Ketua Tim Pemantau Pelaksanaan Otsus Aceh, Papua dan DIY, Fadli Zon berjanji akan segera menyampaikan kepada pemerintah agar segera menerbitkan tiga PP turunan UUPA yang belum diterbitkan oleh pemerintah.
“Kita akan sampaikan kepada pemerintah untuk segera diterbitkan,” kata Wakil Ketua DPR RI itu, Rabu (17/2) malam di Banda Aceh.
Selain masukan soal turunan UUPA itu, Tim Pemantau Otsus, menurut Fadli Zon juga menerima banyak masukan lainnya dari berbagai pihak di Aceh terkait dengan kendala-kendala yang dihadapi dan PR yang masih belum selesai seperti turunan UUPA.
“Kita juga berharap nanti dalam sepuluh tahun UU otsus ini, mungkin ada semacam evaluasi soal kendala tadi dan apa yang dapat direalisasi apa yang menjadi harapan masyarakat Aceh,” jelasnya.
Fadli menambahkan bahwa dalam pertemuan dengan berbagi pihak di Aceh diperoleh banyak masukan, misalnya soal efektivitas dana otsus, yang di dalamnya ada pro dan kontra, juga ada kritik soal sejauhmana dana itu sudah dialokasikan.
“Kita juga tidak bisa menutup mata soal kemajuan pembangunan di Aceh yang sudah dirasakan oleh rakyat,” kata Fadli Zon.
Fadli Zon juga menyebut adanya harapan agar diperpanjang dana otsus untuk seterusnya. Ada juga masukan-masukan lainnya, termasuk soal keamanan.
Fadli Zon menjelaskan bahwa kedatangannya dan rombongan yang di dalamnya ada anggota DPR RI asal Aceh untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap undang-undang terkait (UUPA).
“Kami datang untuk melihat secara langsung dan untuk mendapat keterangan langsung dari dari semua pihak di Aceh,” jelasnya.
Untuk tugas dimaksud Fadli Zon menerangkan sudah bertemu dengan Gubernur Aceh dan jajarannya, Kapolda, Kajati, Kodam, BIN, dan juga dari kalangan bupati dan walikota.