Fadli Zon di Forum APPF, Demokrasi Indonesia Jadi Inspirasi Dunia

Fadli Zon di Forum APPF, Demokrasi Indonesia Jadi Inspirasi Dunia

Fadli Zon di Forum APPF, Demokrasi Indonesia Jadi Inspirasi Dunia

Keberhasilan Indonesia dalam membangun nilai-nilai demokrasi bisa menjadi inspirasi bagi dunia. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, Indonesia mampu membuktikan bahwa Islam, modernisasi dan demokrasi bisa tumbuh harmonis.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyampaikan pesan tersebut di hadapan ratusan delegasi Parlemen dari negara-negara lain yang menghadiri pembukaan sidang tahunan Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-24 di Vancouver, Kanada, Senin (18/1) waktu setempat atau Selasa (19/1/2016) WIB.

“Indonesia telah menunjukkan secara baik bahwa tidak ada kontradiksi antara nilai-nilai Islam dengan prinsip-prinsip kesamaan (equality), kebebasan (liberty) dan pluralisme dalam demokrasi,” kata Fadli Zon.

Dalam pidato berjudul “Building the Tools of Democracy and Citizen Engagement”, Fadli Zon banyak mengungkap soal bagaimana proses keberhasilan Indonesia dalam meletakkan dasar-dasar demokrasi. Konsolidasi demokrasi dimulai pasca adanya krisis tahun 1998, dimana kala itu Indonesia benar-benar dilanda krisis multidimensi mulai sosial politik hingga ekonomi. “Walaupun ada tantangan besar, Indonesia akhirnya mampu melakukan konsolidasi demokrasi,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra ini.

Dalam 17 tahun terakhir sejak krisis 1998, konsolidasi demokrasi terus berjalan baik secara prosedural maupun substansial. Secara institusional-prosedural beberapa perkembangan dapat dilihat pada adanya amandemen Konstitusi, dilaksanakannya pemilu presiden dan legislatif secara langsung, penghargaan pada hak asasi manusia (HAM), hingga dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Dan yang paling mutakhir adalah Indonesia mampu menyelenggarakan pilkada serentak di 269 daerah secara tertib dan aman,” paparnya.

Fadli Zon juga menegaskan bahwa demokrasi di setiap negara harus dibangun berdasarkan budaya dan sejarahnya. “Democracy is not one size-fit all solution. Oleh karena itu, demokrasi Indonesia tidak hanya menekankan pada demokrasi politik saja, tetapi juga demokasi ekonomi dan demokrasi sosial.”

Di Asia Tenggara, Indonesia juga ikut menyebarkan nilai-nilai demokrasi. Dalam forum ASEAN, Indonesia ikut secara aktif berinisiatif untuk mengembangkan kawasan yang mendorong upaya perlindungan terhadap HAM dan demokratisasi di antara para negara anggota. “Bahkan dengan didukung anggota ASEAN lainnya, Indonesia mengusulkan pendirian Komunitas Politik Keamanan ASEAN yang merupakan satu dari tiga pilar Komunitas ASEAN,” jelasnya.

Dengan semangat yang sama untuk menumbuhkan lingkungan demokrasi yang kondusif, Indonesia juga menyelenggarakan Bali Demokrasi Forum tahun 2008.

 

Sumber